Mengapa Jokowi-Ahok Menang?

Jokowi-Ahok

Secara mengejutkan Jokowi-Ahok berhasil memenangkan (sementara) Pilkada DKI dengan kurang lebih 43% suara mengalahkan incumbent Foke-Nara yang ‘cuma’ memperoleh  34% suara. Itu berdasar hasil quick count beberapa lembaga survey. Kemenangan ini juga mematahkan hasil survey yang dirilis beberapa waktu sebelum Pilkada yang menempatkan Foke-Nara di peringkat pertama dan membuat masyarakat bertanya, jangan-jangan survey-survey kemarin cuma pesanan? Saya nggak akan berpolemik soal itu, nggak menarik.

Sosialisasi di pasar

Mengapa Jokowi-Ahok bisa menang? Jokowi menang karena dia berhasil bersosialisasi dan akhirnya berkoalisi dengan rakyat di level grassroot. Profil Jokowi yang merakyat, sederhana, gapyak, santai, sumeh, tentu saja membuat rakyat di level grassroot bersimpati. Belum lagi mereka mendengar cerita-cerita keberhasilan Jokowi mengelola dan menata Solo yang tetap mengakomodir pendapat dan usulan dari rakyatnya. Mereka pasti berharap Jakarta juga akan dikelola seperti juga Solo which is penataan kota dengan memanusiakan manusia. Bukan menata kota dengan penggusuran yang semena-mena mengandalkan kesewenang-wenangan satpol PP. Harapan besar ditaruh di pundak Jokowi dari mereka grassroot voters.

Kelas menengah melihat debat

Bagaimana dengan kelas menengah? Saya pikir suara kelas menengah ini lebih banyak terpecah, tapi ternyata cukup signifikan untuk membantu mendongkrak suara Jokowi-Ahok. Janji-janji Jokowi-Ahok yang terdengar lebih masuk akal dan realistis dibanding kandidat lain mungkin menyebabkan orang-orang yang katanya berpendidikan ini lebih memilih nomer tiga. Ini ditambah dengan 99% dari pemilih etnis tionghoa (bukan bermaksud sara) menjadikan Jokowi-Ahok mantab meraih juara pertama.

Untuk Jakarta Baru

Selain figure Jokowi-Ahok, ternyata dibelakang itu ada tim relawan yang loyal,kompak dan solid. Berjumlah kurang lebih 40 ribu orang dan sebagian besar anak muda. Mereka ini yang bergerak tak kenal lelah menyosialisasikan Calon Gubernurnya, mulai dari jualan baju, ya, jualan baju kotak-kotak itu hingga bertatap muka dengan masyarakat, mengobrol, sharing tentang Jokowi-Ahok. Anak-anak muda ini tentu saja mempunyai ekspektasi yang luar biasa kepada Jokowi-Ahok, spirit mereka agar kotanya menjadi lebih baik telah meleburkan mereka ke dalam satu tekad, untuk Jakarta Baru.

Itu sedikit analisis dangkal saya mengapa Jokowi-Ahok bisa menang. Kalau di putaran dua Jokowi-Ahok dan timnya tetap solid dan kompak, para pengamat sudah memprediksi mereka bisa menang.

 

Metal Man

Oia, kalo Jokowi beneran menang, kayaknya Metallica+Guns n Roses dan konco-konconya bakalan konser di Jakarta nih, asiiikkkkk😉

 

Source:

http://www.metrotvnews.com/jakartamemilih/news/2012/07/13/98298/Jokowi-Diprediksi-Menang-Pemilu-Kada-DKI-Putaran-Dua/6

http://krisbudi.blogspot.com/2012/05/mengenal-relawan-jokowi.html

http://jakarta.tribunnews.com/2012/05/15/relawan-jokowi-modal-saweran

http://www.merdeka.com/khas/pemilih-jokowi-ketahuan-dari-total-pembeli-baju-kotak-kotak-wawancara-philips-vermonte-2.html

http://www.antaranews.com/berita/321065/kipp–pemilih-bersimpati-pada-figur-jokowi

http://news.detik.com/read/2012/07/13/105948/1964443/103/mengapa-survei-pilkada-dki-jakarta-meleset

One response to “Mengapa Jokowi-Ahok Menang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s