Akhirnya Sultan Njago

“Ingin perubahan. Saya tidak tahan dengan penderitaan masyarakat, rakyat tetap miskin dan menganggur. 10 Tahun reformasi tidak ada perubahan fundamental yang mengubah bangsa ini untuk maju, sejahtera dan pemerintah yang akuntabel,”

Demikian petikan pidato Sultan ketika pisowanan agung jilid 2 kemarin.

Sultan juga berkata,

“Saya memang sultan tapi bukan wong agung zaman 100 tahun lalu. Saya memang sultan tapi Yogya sudah jadi bagian Republik. Itu berarti saya harus mendukung terjadinya demokratisasi. Saya seorang demokrat. Saya bersedia untuk maju, karena sebagai sultan saya harus berfungsi sebagai agent of change dan saya harus jadi role model yakni jadi keteladanan dan kompetensi,”

Nah,,sekarang sudah jelas kan sikap Sultan? Sebagai warga Jogja,saya dan mungkin anda tidak perlu bingung. Kita lihat saja kelanjutannya.

sumber : detik.com

Ditulis dalam jogja, watonmuni. Tag: , . 2 Komentar »

2 Tanggapan ke “Akhirnya Sultan Njago”

  1. ariebp Says:

    cin,,, sapa yg nggaya :lol:


Tinggalkan Balasan